PAMERAN JAKARTA INTERNATIONAL HANDICRAFT TRADE FAIR (INACRAFT) 2017, JCC, JAKARTA

Dalam melaksanakan kampanye pelestarian budaya dan partisipasi akan perkembangan modernisasi perekonomian dunia, INACRAFT 2017 menjadi gelaran yang mampu menarik masyarakat untuk ikut masuk dan menjaga serta mendukung kelangsungan seni budaya melalui ajang pameran bergengsi ini. Kemurnian, keaslian dan performasi prima dari produk yang di pamerkan diharapkan menjadi potensi bisnis disektor konsumen lokal maupun internasional yang semakin mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Pameran INACRAFT 2017 akan menghadirkan berbagai macam produk – produk kerajinan yang kredibel untuk mengangkat industri kerajinan domestik sebagai visualisasi kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional.

Dalam rangka menjunjung upaya strategis pegiat handicraft dalam menyongsong Era pasar ASEAN dan Global, INACRAFT ke-19 hadir dengan nuansa budaya Jawa yaitu Yogyakarta dengan mengusung tema “The Magnificence of Yogyakarta”. Peran besar dalam kreatifitas warga Yogyakarta kali ini diharapkan semakin menarik semangat para seniman muda untuk bergelora dalam berkarya di sektor Industri handicraft tanah air.

Di tengah ketatnya persaingan dalam era globalisasi saat ini, pemerintah daerah dan segenap pelaku usaha dituntut untuk berkreasi dan bekerja lebih giat lagi dalam memperkenalkan segenap potensi bisnis dan peluang investasi yang dimiliki, baik dalam lingkup nasional, regional maupun global. Kegiatan pameran menjadi salah satu sarana yang efektif karena selain dapat memvisualisasikan dan mempresentasikan potensi dan peluang investasi serta produk unggulannya, pemerintah daerah dan pelaku usaha juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon investor potential buyers dari dalam dan luar negeri.

Guna mendukung berkembangnya Industri Kreatif dan Promosi produk-produk Unggulan yang dimiliki Pemerintah Daerah, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan  Kabupaten Kapuas Hulu khususnya bidang Perdagangan bersama bersama bidang Industri sebagai leading sector berpartisipasi mengikuti pameran berskala International” JAKARTA INTERNATIONAL HANDICRAFT TRADE FAIR (INACRAFT) 2017” yang berlangsung pada tanggal 26-30 April 2017 bertempat di Jakarta Convention Centre, Jakarta. Pameran ini didukung sepenuhnya oleh Asosiasi Eksportir dan produsen Handicarft Indonesia (ASEPHI bekerjasama dengan PT. Mediatama Binakreasi dalam menyelenggarakan The 19th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2017).

 

  1. Maksud dan Tujuan
  • Maksud
  1. Mempromosikan barang Produk Ekspor Daerah dan jasa Industri Kreatif dari berbagai daerah kepada pembeli dan investor dalam dan luar negeri. Pameran ini diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan nilai pemasaran produk-produk daerah, jasa Industri Kreatif dan dapat menembus pasar ekspor.
  2. Menyediakan sarana informasi dan ajang komunikasi bisnis antara Pengerajin dan pelaku Industri Kreatif di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Kapuas Hulu khususnya.

 

  • Tujuan
  1. Mempromosikan potensi produk unggulan yang dimiliki daerah-daerah dari seluruh Indonesia pada umumnya dan Kabuten kapuas Hulu khususnya.
  2. Sebagai wahana interaksi bisnis, antara peserta pameran dengan pengunjung/pembeli (Buyers).

 

  1. Kegiatan yang dilaksanakan
  • Pameran INACRAFT 2017 dilaksanakan pada tanggal 26-30 April 2017. Stan Kabupaten Kapuas Hulu dimotori persiapan dan pelakasanaannya oleh bidang Industri pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi. Stan Kabupaten Kapuas Hulu dikoordinir oleh provinsi bergabung dengan kabupaten/ kota lainnya menjadi satu paviliun.
  • Peserta pameran INACRAFT 2017 antara lain : Instansi Pemerintah Pusat, Kementerian/non Kementerian, Pemerintah Propinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia (Dinas Perindag, Pelaku Usaha, UMKM, Dekranasda dan Asosiasi Terkait).

 

 

 

  1. Hasil yang dicapai

Indikator keberhasilan suatu kegiatan pameran/promosi produk dalam negeri  sebagai berikut :

  • Terlaksananya kegiatan pameran

Pameran INACRAFT dilaksanakan selama 4 hari dari 26-30 April 2017 dan Dinas Koperasi, UKM  dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu telah mengikuti kegiatan tersebut.

  • Jumlah pengunjung dan stand yang bersangkutan

Adapun jumlah pengunjung yang mengunjungi stand pameran Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebanyak kurang lebih 300 orang yang terdiri dari masyarakat dari dalam maupun luar negeri.

  • Jumlah atau nilai penjualan baik transaksi langsung maupun transaksi tidak langsung (kontrak kerjasama).

Produk yang dipamerkan dalam stand dapat terjual dan mendapat apresiasi yang baik dari pengunjung.

 

Materi yang bisa ditampilkan dalam stand pameran diantaranya adalah :

  • Produk
  1. Produk unggulan memiliki mutu/kualitas yang baik Supply produk mampu memenuhi keinginan pembeli baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitas. Produk yang ditampilkan harus asli dari daerah yang bersangkutan.
  2. Kemasan Produk, kemasan produk haruslah menarik, membuat rasa ingin tahu, memiliki nilai artistik dan memberikan citra positif.
  3. Informasi produk, mencantumkan komposisi produk, mencantumkan kode produksi, mencantumkan masa kadaluarsa produk, mencantumkan kode, registrasi kesehatan dari lembaga‐lembaga resmi pemerintah dan kode sertifikasi kehalalan.
  4. Informasi Penjual/Peserta (UKM/binaan), mencantumkan alamat, perusahaan, mencantumkan contact person.
  • Semua informasi tersebut di atas dapat disampaikan di stand pameran dalam bentuk leaflet, brosur, standing banner, poster, dan lain‐
  • Dalam menentukan keikutsertaan pada suatu pameran hendaknya memperhatikan tema dan lokasi pameran yang dapat menunjang pemasaran produk yang akan dipromosikan sehingga tujuan dan target pasar yang mau dibidik dapat tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *